Senin, 02 April 2012

PENINGKATAN KESEHATAN DAN PENCEGAHAN PENYAKIT

Peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit merupakan dua konsep yang berhubungan erat dan pada pelaksanaannya ada beberapa hal yang menjadi saling tumpangtindih satu sama lain.

A. PENGERTIAN
1. Peningkatan kesehatan merupakan upaya memelihara atau memperbaiki tingkat kesehatan klien saat ini.
2. Pencegahan Penyakit merupakan upaya yang bertujuan untuk melindungi klien dari ancaman kesehatan yang bersifat aktual maupun potensial.
B. PERSAMAAN DAN PERBEDAAN
1. Persamaannya
- Keduanya berorientasi pada masa depan.
2. Perbedaan
Terletak pada Motivasi dan Tujuan
- Peningkatan Kesehatan memberikan motivasi kepada masyarakat untuk bertindak secara positif , untuk mencapai tujuan berupa tingkat kesehatan yang stabil
- Pencegahan Penyakit memberi motivasi kepada masyarakat untuk menghindari penurunan tingkat kesehatan atau fungsi
C. FOKUS KEGIATAN
1. Kegiatan Peningkatan Kesehatan dapat bersifat Aktif maupun Pasif :
a. Peningkatan Kesehatan Pasif
Merupakan strategi peningkatan kesehatan dimana individu akan memperoleh manfaat dari kegiatan yang dilakukan oleh orang lain tanpa harus melakukannya sendiri, Misal
- Pemberian florida pada pusat suplai Air Minum (PAM)
- Portifikasi (Pembetengan) pada susu dengan vitamin D.
b. Peningkatan Kesehatan Aktif
Pada strategi ini, setiap individu diberikan motivasi untuk melakukan program kesehatan tertentu.Misal:
- Program Penurunan BB,
- Program pemberantasan rokok, menuntut keikutsertaan klien secara aktif.
2. Sedangkan Pencegahan Penyakit terdiri dari beberapa tingkatan all:
a. Pencegahan Primer
- Merupakan pencegahan yang dilakukan sebelum terjadi penyakit dan gangguanfungsi, dan diberikan kepada klien yang sehat secara fisik dan mental.
- Tidak bersifat terapeutik, tidak menggunakan tindakan yang terapeutik, dan tidak menggunakan identifikasi gejala penyakit
- Terdiri dari :
o Peningkatan Kesehatan : pendidikan kesehatan, standarisasi nutrisi, perhatian terhadap perkembangan kepribadian, penyediaan perumahan sehat, skrining genetik. Dll
o Perlindungan Khusus : imunisasi, kebersihan pribadi (PHBS), sanitasilingkungan, perlindungan tempat kerja, perlindungan kecelakaan, perlindungankarsinoge dan alergen.
b. Pencegahan Sekunder
- Merupakan tindakan pencegahan yang berfokus pada individu yang mengalamimasalah kesehatan atau penyakit, dan individu yang berisiko mengalamikomplikasi atau kondisi yang lebih buruk.
- Pencegahan sekunder dilakukan melalui pembuatan diagnosa dan pemberianintervensi yang tepat sehingga akan mengurangi keparahan kondisi danmemungkinkan klien kembali pada kondisi kesehatan yang normal sedinimungkin.
- Pencegahan komplikasi sebagian besar dilakukan di RS atau tempat pelayanankesehatan lain yang memiliki fasilitas memadai.
- Pencegahan skunder terdiri dari teknik skrining dan pengobatan penyakit padatahap dini untuk membatasi kecacatan dengan cara menghindarkan ataumenunda akibat yang ditimbulkan dari perkembangan penyakit.
c. Pencegahan Tersier
- Pencegahan ini dilakukan ketika terjadi kecacatan atau ketidakmampuan yang permanen dan atau tidak dapat disembuhkan.
- Pencegahan ini terdiri dari cara meminimalkan akibat penyakit atauketidakmampuan melalui intervensi yang bertujuan untuk mencegahkomplikasi dan penurunan kesehatan
- Kegiatannya lebih ditujukan untuk melaksanakan rehabilitasi, dari pada pembuatan diagnosa dan tindakan penyakit.
- Perawatan pada tingkat ini ditujukan untuk membantu klien mencapai tingkat fungsi setinggi mungkin, sesuai dengan keterbatasan yang ada akibat penyakit atau kecacatan.
- Tingkat perawatan ini bisa disebut juga perawatan preventive, karenadidalamnya terdapat tindak pencegahan terhadap kerusakan atau penurunanfungsi lebih jauh. Misal: dalam merawat orang yang Buta, disampingmemaksimalkan kemampuan klien dalam aktivitas sehari-hari, juga mencegahterjadinya kecelakaan pada klien.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar